Temukan apa yang kau Cintai

Posted: 10 Agustus 2009 in Enterpreneur

Ustadz ; kira2 apa usaha yang cocok untuk saya ,..?
tanya lulusan yang baru saja meraih gelar sarjana.

aku berpikir, ni anak ngapain aja selama kuliah, sehingga udah lulus masih bingung mau ngapain,..
jadi teringat suatu hari pas masih di pesantren kira2 kelas 2 SMU, salah seorang guru bilang, ” kalau pada usia 20 seseorang masih belum jelas arah hidup dan jatidirinya, itu adalah pertanda masa depan yang buram ”

meski sedikit yakin bahwa tidak sepenuhnya benar, tetapi apa salahnya jika seorang remaja lebih dini memahami jalur hidup, dan tidak lagi kebingungan kemana hidup akan dibawa.

Aku bertanya ; ” Apa hal yang paling kamu suka ? ”
Sarjana ; ” Saya juga bingung ustadz ”
” Lho, masak mencari apa yang disukai aja susah, ”

yang ingin kukatakan adalah, mengapa kita harus susah-susah, setiap hari mengahabiskan waktu, mengerjakan sesuatu yang tidak kita cintai. jadi,

Step 1 ; adalah temukan, apa yang kamu sukai, orang banyak menyebutnya hobby. tiap orang kan punya hobby, kebangetan kalau kamu ga punya hobby, terserah, mo hoby makan bakso, mantengin compy, mlototin buku, ngintip kamera, dll yang penting kamu nyaman di situ, enjoy menghabiskan waktu di hobby.

Step 2 ; nah, berikutnya adalah hitung plus kalkulasi (sama yax) kemampuan dan potensi apa (kayax SWOT aja), yang kamu miliki terkait hobby tersebut, contoh; kamu bilang suka ma compy, kemampuan ngoperasikan compy pada level apa (user, programmer, instructur, atau hanya gamers ha.10 ada compy dipake nge game mulu). termasuk level compy yang kamu miliki. dll.

Step 3 ; berikutnya, maaf, aku tidak akan mengajari kamu untuk bekerja, tapi aku hanya akan ajari bagaimana berusaha membuat orang lain mengeluarkan duit, untuk membayar hobby kita, na lho. dari hobby yang kamu suka, potensi yang kamu miliki, cari cara agar orang mau banyar, kalo masih bengong aku kasih contoh ; kamu suka motret ; ya udah pasang iklan di depan rumah, terima photo kilat digital,
” Waduh ustadz, ga punya kamera, ”
” Jah, bilang hooby potography gak ada kamera, gariiiing tauuuux ”

oke-oke, cari hoby laen, atau gini aja, pasang iklan baris di harian kota, terima private photograpy. fee atur ja.
gitu doang.

Step 4 ; analisa Step 3 dengan prinsip PDCA (Plan, Do, Check, Action) secara kontinyu.

Step 5 ; lihat tendensi grafik usaha, bila grafik cenderung turun atau potensi turun, segera temukan alternatif hooby laen. tapi kalo ada tendensi grafik naek, kusarankan “gas pool” curahkan tenaga untuk benar-benar bekerja. (akhirnya kerja juga)

bekerja membuat kita ingin berlibur dan beristirahat, tapi hobby (maaf) tentu akan membuat kita semakin ketagihan, apalagi dibayar ,.. lets try it, ..

Selama orang-orang masih mau bayar untuk hobby kita, mengapa masih mau untuk bekerja untuk orang lain, ….

” Saya Kang Opik bersama bengkel Mandiri untuk anda kawan, ….. ”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s